Kamis, 16 Mei 2019

Semakin berkembangnya zaman, maka banyak perubahan dalam segala sisi kehidupan. Tidak terlepas dalam persoalan cara memasak. Jika dulu orang tua kita memasak menggunakan peralatan sederhana, pada saat ini bermunculan alat masak yang menyajikan berbagai inovasi.
Perubahan cara memasak juga terjadi pada momen lebaran. Sebelum menikah, saya hanya mengalami memasak ketupat dengan cara tradisional dan memakan waktu berjam – jam. Tetapi setelah menikah dan berlebaran di rumah mertua, ternyata beliau memasak ketupat dengan cara yang berbeda yaitu menggunakan presto.
Sebenarnya bagaimana perbedaan cara memasak tradisional dan cara presto? Yuk disimak step by stepnya.
Cara memasak ketupat dengan cara tradisional
  1. Pertama cuci beras yang sudah dipersiapkan 2 sampai 3 kali.
  2. Rendam beras diatas secukupnya atau kurang lebih selama 60 sampai 120 menit lalu tiriskan dan buang air rendaman tersebut.
  3. Beri taburan garam dapur beryodium untuk menambah rasa
  4. Masukkan beras diatas kedalam bungkus janurnya kurang lebih sebnayak 1/2 bagian.
  5. Rapikan janurnya dan kunci. Ulangi sampai habis.
  6. Letakkan daun pandan di bagain bawah panci.
  7. Taruh ketupat ketupat berisi beras tadi kedalam panci dalam posisi tegak atau berdiri.
  8. Simpulkan ujungnya supaya nanti saat dimasak tidak berantakan dan berubah posisinya.
  9. Tuang air secukupnya sampai semuanya terendam.
  10. Nyalakan api dan masak sampai matang atau kurang lebih selama minimal 120 atau sampai 180 menit atau 3 jam.
  11. Jangan lupa periksa ketinggian air dan tambah kalau berkurang ya.
  12. Setelah matang periksa dengan cara menekannya dan kalau sudah keras siap untuk diangkat dan dianginkan supaya airnya habis.
Cara memasak ketupat dengan mengunakan Presto
  1. Setelah beras dimasukkan ke sangkar ketupatnya, masukkan ke panci presto dengan posisi berdiri dan diikat simpul ujungnya dengan ketupat lainnya.
  2. Isi air sampai batas maximal dan jangan sampai penuh sampai ke tutupnya ya.
  3. Masak dan rebus sampai panci prestonya kurang lebih selama 90 menit atau sampai berbunyi dan mendesis lalu matikan apinya.
  4. Biarkan ketupat tadi didalam panci dan jangan buka tutupnya selama kurang lebih 30 atau 40 menit atau sampai tidak ada suara desisan lagi.
  5. Buka dan angkat lalu gantung dan anginkan sampai tidak panas lagi
Apabila diperhatikan dan di rasa – rasa, cara memasak presto lebih praktis dan memakan waktu jauh lebih singkat dibanding dengan menggunakan panci biasa. Namun untuk sebagian orang ada yang tetap menyukai memasak dengan cara tradisional karena hasil ketupatnya lebih pulen dan lebih awet. Jadi kembali lagi ke selera masing – masing.
Buibu lebih suka yg mana nih? kalau saya sih lebih suka yang tinggal makan, haha. Sampai ketemu lagi di tema selanjutnya ya
referensi :
http://resepcaramemasak.info/cara-membuat-ketupat-nasi/

abcdevia . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates