Selasa, 07 November 2017

Day 6 komunikasi produktif kelas bunda sayang

Seperti biasa, sebelum tidur saya dan Qya ngobrol tentang kegiatan hari ini dan rencana besok hari.
Rangkuman laporan Qya tentang kegiatannya hari ini :

"Tadi ada ambulan, (bunyinya) nyala , takut Qya mah"
"Tadi neng main ke sekolah, ada Ibu, ada teh nci, ada aa, ada teteh, nonton lagu anak di sekolah (di komputer sekolah)"
"Tadi neng ke mesjid sama ibu, ada aa, ada teteh lagi solat, terus salaman"
"Tadi neng nonton (di hp), ada bayi, ada teteh, ada kuda dll"

Setiap Qya cerita, saya berusaha menerapkan kaidah menggunakan intonasi dan suara yang ramah dan antusias. Selain itu biasanya saya juga suka pancing2 dengan pertanyaan2 lain. Misalnya kudanya warna apa, bayinya lagi apa?dll.

Selain itu hari ini saya belajar untuk menerapkan kaidah mengatakan apa yang diinginkan. Jadi setelah main saya membiasakan Qya agar membereskan mainannya lain. Kadang berjalan lancar tp kadang juga engga.

Siang :
Saya : Qya beresin mainannya yuk, yuk bareng2 ibu  (It's work, Qya masukin aneka 'dagangannya'  ke mainan troli)

Sore :
Saya: Qya simpen lagi mainannya ke meja
Qya : sama ibu aja...
Saya : sama Qya aja
Qya : sama ibu aja...Qyanya cape
Saya : itu simpen di meja aja, kan deket mejanya
Qya : tetep berargumen ga mau dgn alasan lagi cape, lagi pusing, susah jalannya (kadang suka ngerasa lagi debat sama anak gadis 😝)

Bisa saya pahami sih karena masih bayi, jadi Qya masih labil dalam hal menuruti apa yang saya katakan. Tapi overall, tentu saja harus banyak2 bersyukur untuk karunia Allah lewat setiap perkembangan Qya.

Oh ya, biasanya Qya masih mengucapkan huruf R menjadi L seperti telor menjadi telol. Tapi tadi sebelum tidur Qya bisa mengucapkan kata 'SIRARU' dengan huruf R yang fasih. Yeay, milestone baru!.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar