Minggu, 09 Juli 2017

NHW #3 Membangun Peradaban dari Dalam Rumah [Matrikulasi Ibu Profesional]


NICE HOMEWORK #3

📚MEMBANGUN PERADABAN DARI DALAM RUMAH 📚

Bunda, setelah kita belajar tentang “Membangun Peradaban dari Dalam Rumah” maka pekan ini kita akan belajar mempraktekkannya satu persatu.

🙋Pra Nikah

a. Bagi anda yang sedang memantaskan diri untuk mendapatkan jodoh yang baik, tulislah suara hati anda dengan tema “UNTUKMU CALON IMAMKU”

b. Lihatlah diri anda, tuliskan kekuatan potensi yang ada pada diri anda.

c. Lihatlah orangtua dan keluarga anda. Silakan belajar membaca kehendakNya, mengapa anda dilahirkan di tengah-tengah keluarga anda saat ini dengan bekal/senjata potensi diri anda. Misi rahasia hidup apa yang DIA titipkan ke diri kita. Tulis apa yang anda rasakan selama ini.

d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada di depan anda?adakah anda menangkap maksud Allah, mengapa anda dihadirkan di lingkungan ini?

👨‍👩‍👦‍👦Nikah

Bagi anda yang sudah berkeluarga dan dikaruniai satu tim yang utuh sampai hari ini.

a. Jatuh cintalah kembali kepada suami anda, buatlah surat cinta yang menjadikan anda memiliki “alasan kuat” bahwa dia layak menjadi ayah bagi anak-anak anda.Berikan kepadanya dan lihatlah respon dari suami.

b.Lihatlah anak-anak anda, tuliskan potensi kekuatan diri mereka masing-masing.

c. Lihatlah diri anda, silakan cari kekuatan potensi diri anda. kemudian tengok kembali anak dan suami, silakan baca kehendak Allah, memgapa anda dihadirkan di tengah-tengah keluarga seperti ini dengan bekal kekuatan potensi yg anda miliki.

d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada di depan anda? adakah anda menangkap maksud Allah, mengapa keluarga anda dihadirkan disini?

👩‍👧‍👧Orangtua Tunggal (Single Parent)

Bagi anda yang saat ini sedang mendidik anak-anak anda sendirian tanpa kehadiran pasangan hidup kita

a. Buatlah “Tanda Penghormatan’, dengan satu dua kalimat tentang sisi baik “ayah dari anak-anak kita” sehingga dia layak dipilih Allah menjadi ayah bagi anak kita, meskipun saat ini kita tidak lagi bersamanya.

b.Lihatlah anak-anak anda, tuliskan potensi kekuatan diri mereka masing-masing.

c. Lihatlah diri anda, silakan cari kekuatan potensi diri anda. kemudian tengok kembali anak anda, silakan baca kehendak Allah, mengapa anda dihadirkan dengan tantangan keluarga yang luar biasa seperti ini. Apa misi hidup rahasiaNya sehingga kita diberi ujian tetapi diberikan bekal kekuatan potensi yg kita miliki.

d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada di depan anda? adakah anda menangkap maksud Allah, mengapa keluarga anda dihadirkan disini?

Setelah menjawab pertanyaan – pertanyaan tersebut di atas, sekarang belajarlah memahami apa sebenarnya “peran spesifik keluarga” anda di muka bumi ini.

Selamat membaca hati dan menuliskannya dengan nurani. Sehingga kata demi kata di nice homework #3 kali ini akan punya ruh, dan menggerakkan hati yang membacanya.

Salam Ibu Profesional

/Tim Matrikulasi Ibu Profesional/

NIKAH
a. Surat cinta yang ditugaskan di NHW 3 ini merupakan surat cinta pertama  untuk suami.  Saya kira, suami akan hanya membaca. Namun ternyata setelah membaca surat dari , suami langsung menulis balasannya saat itu juga :).

b. Potensi Kekuatan/ Potensi Diri Anak
Adzqia (18bln)
·         Senang ngobrol. Sudah pandai komunikasi 2 arah
·         Sangat suka lego, bisa membuat beberapa bentuk dari lego
·         Perlu  beberapa waktu untuk dekat dengan orang baru
·         Cepat meniru apa yang diajarkan, cepat hapal
·         Cukup Teratur. Seperti merapihkan mainan, membereskan sesuatu,mematikan tv jika tdk ditonton
·         Sangat senang dibacakan buku cerita / melihat gambar di buku
·         Hapal cukup banyak nama hewan, nama buah, beberapa warna, angka dari 1 -10.

c. Potensi Kekuatan/ Potensi Diri Sendiri
Devia (29th)
·         Memiliki beberapa bisnis online
·         Senang menulis agenda dan sesekali menulis di blog
·         Senang membaca
·         Mau belajar
·         Tegas dalam mengatur sesuatu
·         Mood swing namun selalu berusaha untuk bangkit lagi


Mengapa  saya dihadirkan dilingkungan ini?
      Saat ini saya tinggal nomanden Garut – Sumedang. Kenapa nomaden, karena saya punya tanggung jawab di dua tempat itu. Bersyukur suami seorang yang sangat supportif sehingga rela LDM 4 hari dalam seminggu dan harus  antar jemput ibu negara.
     Di Garut  saya tinggal di lingkungan desa yang engga terlalu ramai tapi engga terlalu sepi juga. Tepat depan rumah, ada sebuah sekolah yang saat ini saya kelola. Waktu kuliah dulu  engga bercita – cita untuk kerja disini. Yang terbayang oleh  tinggal di kota metropolitan atau bahkan daerah terpencil diluar pulau Jawa.  Bahkan saya sempat mengapply program Indonesia Mengajar. Tapi ga lolos, hiks. Sempat ingin daftar SM3T (semacam IM) tapi  sudah lebih dulu mendaftar S2 di Bandung. Belum juga S2 selesai,  ditawari untuk mengelola sekolah ini. Lalu  berfikir, mungkin ini maksud ALLAH mengagalkan saya mengajar di luar pulau Jawa. Ga usah jauh – jauh deh, urus dulu sekolah di depan rumah kamu. Mau dimanapun sama – sama bumi ALLAH dan sama – sama tempat yang baik untuk mengabdikan diri. So, here i am.
     Nah kalau cerita soal jadi ‘urang sumedang’. Ini hal yang tidak terduga sama sekali. Alasannya Cuma satu : ikut suami. Jadi setelah menikah  diboyong suami kesini. Disini lingkungannya baik, alhamdulillah cukup dekat dengan masjid. Namun karena  hanya berada disini saat weekend, saya belum berbaur dan berkontibusi apa – apa (selain bayar keamanan dan sampah tentunya). Hmm...Kenapa  di tanjung sari? Saat ini masih jadi pertanyaan buat diri  sendiri. Tapi mudah – mudahan di lingkungan baru ini  bisa memberi dan menerima hal positif. Aamin.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar