Selasa, 02 Agustus 2016

Chapter 1 : Akbar

Pada pertemuan pertama saya menugaskan siswa membuat tulisan yang menceritakan tentang diri sendiri. Selain bertujuan agar saya bisa lebih mengenal siswa, melalui tugas ini saya juga bisa memperhatikan kemampuan menulis siswa.

Saat berkeliling kelas sambil melihat - lihat siswa mengerjakan tugas semua tampak cukup normal. Sampai saya tiba di meja Akbar. Saya lihat dia baru menuliskan sepenggal kalimat yang belum selesai, sementara teman - temannya yang lain telah menuliskan minimal 1 paragraf. Saya perhatikan bagaimana dia berusaha keras menuliskan namanya. huruf demi huruf.  AKBAR ARDIA, belum lengkap namanya tertulis kemudian dia berhenti. dan menatap saya sambil berkata "Tidak bisa bu". Awalnya saya tidak percaya dan meminta dia terus mencoba. Kemudian dia menuliskan sebuah huruf M sedangkan seharusnya ia menuliskan huruf N.

Saya tau kelas ini terdiri dari siswa yang belum lancar membaca dan berhitung berdasarkan hasil placement test. Namun yang dihadapan saya adalah seorang siswa kelas 7 berusia 12 tahun yang masih keliru menuliskan alfabet. Rasanya 3 tahun kedepan alih - alih mengajarkan materi seusai kurikulum yang berganti – ganti, kami para guru harus mengajarkan kemampuan dasar menulis dan mendasar seperti ke siswa kelas 1 SD.


Biasanya, siswa yang mengalamai kesulitan belajar parah memiliki karakteristik umum seperti tidak percaya diri, introvert, duduk di pojokan, pandangan dan pikiran tidak fokus , tidak aktif atau tidak peduli pada pembelajaran. Namun semua ciri – ciri itu tidak ada di diri Akbar. Dia duduk di bangku terdepan. Saat pemilihan kapten kelas (Ketua Murid) ia dengan PD mencalonkan diri. Dia sering bertanya saat proses pembelajaran meskipun kadang – kadang pertanyaan extraordinary. Saat sesi Tanya jawab, dia ikut antusias mengacungkan jari meski setelah dipilih ia akan freeze dan akhirnya menyerah karena tidak bisa.

~~~
Pengalaman epik hari ini 

Tadi siang saya masuk kelas menginfal guru SKI yang tidak hadir karena sakit. Saat mengajar,  Wakamad kesiswaan  masuk kelas meminta izin untuk razia rambut langsung gunting ditempat. Suasana jadi agak gaduh karena cukup banyak siswa laki – laki yang apes mendapat potongan model rambut terbaru. Mereka saling ejek dan menertawakan. Tapi tentu saja tidak ada yang ngambek kemudian ngadu ke ortu dan kemudian lapor polisi.
Tiba - tiba Akbar berseru,

 "Bu, (saya) sapukan ya lantainya!!"

Setelah saya mengizinkan, dia langsung mengambil sapu dan menyapukan lantai yang dipenuhi banyak rambut.

look people, dari puluhan siswa dikelas ini. Hanya Akbar yang berinisatif untuk menyapu lantai yang kotor.

Seperti Bu Mus yang terkesima dengan kepintaran Lintang (Laskar Pelangi). Saat itu saya pun terpesona dengan keunikan Akbar. Akbar yang belum bisa membaca, Akbar yang belum bisa menuliskan namanya sendiri, Akbar yang suka sibuk sendiri. Akbar yang sering bertanya. Akbar yang sering ingin mencoba walau tidak bisa. kesan - kesan seperti itu cukup membuat dia mudah diingat oleh saya diantara ratusan murid lainnya. namun peristiwa tadi siang membuat dia menjadi murid yang paling saya ingat dikelas 7C.


2 komentar:

  1. Selamat Siang,

    Saya sedang blogwalking dan menemukan blog anda. Menarik sekali menjadi seorang guru dan menuliskan sudut pandang guru di blog :)
    Saya Soraya dari http://serumah.com.
    Saat ini trend berbagi ruangan/roomsharing sangat gencar. Kami berinisiatif untuk membuat situs pencari teman sekamar agar orang-orang yang ingin menyewa rumah dapat berbagi tempat tinggal dan mengurangi biaya pengeluaran untuk tempat tinggal. Berawal dari ide tersebut, website serumah.com diluncurkan sejak awal tahun 2016.

    Saat ini saya membutuhkan bantuan anda untuk memberikan review mengenai serumah.com di situs blog anda. Kami sangat menghargai jika Anda bersedia untuk memberikan review terhadap website kami dan menerbitkan di blog anda.

    Mohon hubungi saya jika ada pertanyaan lebih lanjut. Saya ucapkan terima kasih atas waktu dan kesempatannya.

    Soraya F.
    Cataga Ltd.
    soraya.serumah@gmail.com
    http://serumah.com/

    BalasHapus