Kamis, 01 Maret 2018

Tutorial Gantungan Kunci dari Lem Tembak / Hot Glue



Tutorial pertama di blog ini , saya akan share cara membuat gantungan kunci dari lem tembak / Hot glue. Lem Tembak biasanya hanya digunakan sebagai perekat dalam membuat sebuah benda. Tapi di crafting ini, lem tembak jadi objek utamanya.
Cara membuatnya simple dan ekonomis. Selain itu, ganci ini bisa jadi peluang usaha karena banyak diminati anak - anak.

Alat dan Bahan :
  • Cat Timbul, 
  • Gliter, 
  • Minyak kelapa,
  •  Kaca, 
  • Tembakan Lem,
  •  Lem lilin, 
  • Plastik dan merk untuk kemasan
Cara Membuat :



Step 1 Siapkan kaca, lalu basahi kaca dengan sedikit minyak.

2. lap kaca menggunakan kapas, (jangan terlalu berminyak & jangan terlalu kering). Penggunaan minyak bertujuan agar lem yang sudah kering mudah diangkat

3.mulai membuat pola menggunakan lem tembak. pertama buat dulu lubang ring untuk gantungan kunci.

4.kemudian buat karakter kartun / gambar apa saja sebagai hiasan 



5.mulai buat membuat rangkaian huruf yang akan membentuk sebuah nama seusai keinginan. Besar Huruf kurang lebih 2-3 cm

6.Buat karakter lagi sesuai dengan karakter yang dibuat sebelumnya

7.Beri pembatas dis sekeliling huruf menggunakan tinta timbul warna putih. penggunaan tinta timbul putih ini agar terlihat rapihketika di beri warna dasar.


8. kemudian beri warna menggunakan tinta timbul sesuai selera pada setiap huruf.

9.setelah selesai beri gliter (agar hasilnya jdi bling2)  kemudian tunggu sampai kering

10. Ini hasil yg udah kering

11.beri ring gantungan kunci 😊

12.lalu packing mnggunakan plastik aksessoris. Gantungan Kunci siap dipasarkan.

Semoga bermanfaat

Foto dan tuto credit untuk bunda Malla Ronie 

Sabtu, 25 November 2017

Aliran rasa tantangan 10 hari komunikasi produktif

Bismillah...
Hal yang pertama kali terfikirkan ketika harus menuliskan aliran rasa adalah menebalnya syukur pada Ilahi Rabbi karena telah menganugrahkan Adzqya dalam kehidupan saya. Dengan mencatatkan dan merekam perkembangan adzqya dari hari ke hari membuat saya menyadari bahwa anak kecik ini sering mengungkapkan sesuatu yang tidak saya duga -duga. 

Dalam challenge kemarin, saya berusaha untuk memperbaiki cara berkomunikasi saya dengan menggunakan kaidah2 komprod. tentu saja tidak selalu mulus, beberapa kali fail dan kembali ke habit lama. dan yang menarik saat saya 'lupa' untuk melakukan komprod dan ingin marah2 aja. Qya justru mengingatkan saya dengan bahasanya.

Rangkuman kegiatan kemarin (Qya, 23 Bulan), selain ngobrol (tanya - jawab), Qya sudah bisa laporan alias bercerita hal2 yang terjadi saat tidak bersama saya, membujuk, merayu, mendebat, berempati, berbagi,  bahkan bernegoisasi/ Alhamdulillah, Allah Maha Baik. 

Mudah2an di challenge selanjutnya banyak hal positif yang bisa kami rasakan. 

Sabtu, 18 November 2017

Hari 10 komunikasi produktif kelas bunda sayang

Bismillah....tugas terakhir di hari terakhir.

Selama sekitar 2 minggu mengikuti tantangan level satu ini tiba juga di hari terakhir. Meskipun tidak bisa mendapat badget terbaik tp tetap bersyukur karena banyak pelajaran yg dapat diperoleh.

Hari ini saya belajar bahwa anak sangat cepat meniru apa yg dia dengar dan dia lihat. Meskipun usia baru 23 bulan, tp saya sering terheran-heran bagaimana dia bisa meniru perkataan, nada bicara dan gesture orang2 disekitarnya. Rasanya campur aduk antara bahagia dgn perkembangan baru dia dan ingin tepok jidat ketika Qya mengikuti hal2 yg tidak saya inginkan.

Beberapa komunikasi Qya yg dia serap dr orang lain

"Si ibu mah!"
Padahal saya merasa sangat jarang menggunakan kata depan 'si' untuk seseorang.

"NONONO!diem, diem" sambil mengangkat jari telunjuk.
Biasanya saya memang berbicara seperti itu saat Qya ingin merebut hp yg sedang saya pinjam. Nah giliran saya ingin membawa hp yg di pegang, dia akan berkata persis seperti gaya saya.

Kata2 manis dari Qya hari ini

"Ibu cantiiiik, mau mimi...Qya-nya haus, da bageur ibu cantiikk"

Jadi kalau ingin meminta sesuatu Qya memang sudah bisa merayu seperti itu. Atau

"Jangan marah ibuuu, ibu mah baik"

Alhamdulillah hari ini banyak kebahagiaan yg tercipta dari cintaku Adzqya Mumtaza Gerar

Kamis, 16 November 2017

Hari 9 komunikasi produktif kelas bunda sayang

Hari ini agak mellow karena waktu ketemu dan ngobrol dengan Qya lebih sedikit daripada hari2 biasanya. Karena hari ini ada jadwal kerja di luar kota,  saya harus berangkat jam setengah 7 pagi dan sampai ke rumah jam 4 sore. Padahal biasanya jam kerja hanya 4-5 jam/ hari.

Pagi hari
Sarapan bareng2 bertiga. Sambil sarapan sambil ngobrol2 . Qya cerita kalau kemarin main ke rumah teh ica, main kompor2an (masak2an), terus teh ica nangis.

Setelah sarapan prepare berangkat kerja bareng suami. Sempet khawatir Qya ingin ikut karena ini pertama kalinya lagi setelah saya cuti berangkat kerja bareng suami. Biasanya saya berangkat sekitar jam 9/10. Ternyata alhamdulillah Qya manis seperti biasa. Setelah salim kemudian dadah2.

Sore hari
Sampai jam 4 sore dengan cuaca sedikit gerimis. Saat masuk rumah langsung disambut Qya yang lari2 menghampiri sambil heboh berkata "ibu keujanan ya? Ibu basah ya? Kasian ibu keujanan".
Ga lama kemudian Qya langsung nagih ingin mimi. Tapi saya dalam keadaan lapar skip makan siang. Jadi saya coba ngajak kompromi ke Qya untuk mau nunggu saya selesai makan.
Sekitar jam 5 sore Qya sudah tidur dan belum bangun lagi sampai saya ngetik tugas ini. Rekor tidur tercepat yg pernah terjadi.

#hari9
#tantangankomunikasi produktif
#level1